Sahabat, Kecuali Kanjeng Kiai Kancil Belik dan Kanjeng Kiai Surak, penempatan Gangsa Ageng dirotasi tiap beberapa tahun untuk memastikan semuanya diperhatikan dan dirawat dengan baik. Berikut beberapa Gangsa Ageng di Keraton Yogyakarta beserta cerita singkat terkait perangkat-perangkat gamelan tersebut:
1. Kanjeng Kiai Guntur Sari, peninggalan Sri Sultan Hamengku Buwono I.
2. Kanjeng Kiai Marikangen,peninggalan Sri Sultan Hamengku Buwono III.
3. Kanjeng Kiai Panji dan Kanjeng Kiai Pusparana, peninggalan Sri Sultan Hamengku Buwono V.
4. Kanjeng Kiai Madukintir dan Kanjeng Kiai Siratmadu, peninggalan Sri Sultan Hamengku Buwono VII.
5. Kanjeng Kiai Medharsih dan Kanjeng Kiai Mikatsih, peninggalan masa Sri Sultan Hamengku Buwono VII, kemungkinan beliau dapatkan ketika masih menjadi putra mahkota.
6. Kanjeng Kiai Harjanagara dan Kanjeng Kiai Harjamulya, peninggalan Sri Sultan Hamengku Buwono VIII.
7. Kanjeng Kiai Madumurti dan Kanjeng Kiai Madu Kusuma merupakan pemberian Li Jing Kim kepada Sri Sultan Hamengku Buwono VIII pada tahun 1930. Li Jing Kim merupakan seorang warga Yogyakarta keturunan Tionghoa yang sangat mencintai budaya Jawa.
8. Kanjeng Kiai Sangumulya dan Kanjeng Kiai Sangumukti, dibuat pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono X pada tahun 1998.
Nampak dalam gambar adalah Kanjeng Kiai … yang dimainkan pada saat acara pagelaran seni Catur Sagatra di Bangsal Pagelaran Keraton pada Bulan Juli 2018. Selain itu juga Nampak Kanjeng Kiai Madukusuma yang dimainkan dalam International Gamelan Festival di Sala, Agustus 2018.
---
Photo: Tepas Tandha Yekti�Source:�ML Susilamadya
KRT Widyacandra Ismayaningrat, dkk. 2016. Serial Khasanah Pustaka KHP Widyabudaya: Bab Kagungan Dalem Gangsa lan Ringgit. Yogyakarta: KHP Widayabudaya Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat
R.M. Soedarsono. 1997. Wayang Wong: Drama Ritual Kenegaraan di Keraton Yogyakarta. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
http://vetter.sites.grinnell.edu/gamelan/
Repost Via: Kraton Jogja
1. Kanjeng Kiai Guntur Sari, peninggalan Sri Sultan Hamengku Buwono I.
2. Kanjeng Kiai Marikangen,peninggalan Sri Sultan Hamengku Buwono III.
3. Kanjeng Kiai Panji dan Kanjeng Kiai Pusparana, peninggalan Sri Sultan Hamengku Buwono V.
4. Kanjeng Kiai Madukintir dan Kanjeng Kiai Siratmadu, peninggalan Sri Sultan Hamengku Buwono VII.
5. Kanjeng Kiai Medharsih dan Kanjeng Kiai Mikatsih, peninggalan masa Sri Sultan Hamengku Buwono VII, kemungkinan beliau dapatkan ketika masih menjadi putra mahkota.
6. Kanjeng Kiai Harjanagara dan Kanjeng Kiai Harjamulya, peninggalan Sri Sultan Hamengku Buwono VIII.
7. Kanjeng Kiai Madumurti dan Kanjeng Kiai Madu Kusuma merupakan pemberian Li Jing Kim kepada Sri Sultan Hamengku Buwono VIII pada tahun 1930. Li Jing Kim merupakan seorang warga Yogyakarta keturunan Tionghoa yang sangat mencintai budaya Jawa.
8. Kanjeng Kiai Sangumulya dan Kanjeng Kiai Sangumukti, dibuat pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono X pada tahun 1998.
Nampak dalam gambar adalah Kanjeng Kiai … yang dimainkan pada saat acara pagelaran seni Catur Sagatra di Bangsal Pagelaran Keraton pada Bulan Juli 2018. Selain itu juga Nampak Kanjeng Kiai Madukusuma yang dimainkan dalam International Gamelan Festival di Sala, Agustus 2018.
---
Photo: Tepas Tandha Yekti�Source:�ML Susilamadya
KRT Widyacandra Ismayaningrat, dkk. 2016. Serial Khasanah Pustaka KHP Widyabudaya: Bab Kagungan Dalem Gangsa lan Ringgit. Yogyakarta: KHP Widayabudaya Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat
R.M. Soedarsono. 1997. Wayang Wong: Drama Ritual Kenegaraan di Keraton Yogyakarta. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
http://vetter.sites.grinnell.edu/gamelan/
Repost Via: Kraton Jogja










