MISTERI GEDUNG KUNO DI KAMPUS UNY

MISTERI GEDUNG KUNO DI KAMPUS UNY

#KKJdhinamild

.... Memulai kisah dari pertama aku masuk kampus. Merasakan betapa bahagianya menjadi mahasiswa yang masih idealis. Aku mengikuti kegiatan OSPEK yang tidak begitu militeris seperti angkatan terdahulu. Malah hanya becanda sambil mengenal beberapa fasilitas kampus, kegiatan kemahasiswaan dll. Ploncoan ditiadakan (Alhamdulillah).. Kami sebagai mahasiswa baru diajak muter2 mengenal letak Fakultas kami. Ternyata Fakultasku mempunyai 2 gedung. Gedung lama tempat kuliah semester 1dan 2 ada di sebelah timur disebut gedung LAMA. sedangkan untuk semester 3 keatas di Gedung Baru letaknya dekat dengan Masjid Kampus. Setelah OSPEK selesai, aku mulai aktifitas belajar di gedung lama. Agak serem sih letak gedungnya. Ada pohon besar disisi barat gedung, ada lapangan kecil yang disebut Lapangan Pancasila. Aku jalani aktifitas rutin dikampus tanpa masalah hingga semester 3. Aku pindah tempat belajar di gedung baru. Yang letaknya dekat dengan Masjid Al Mujahidin. Depan masjid ada jalan kampus yang tembus ke daerah Samirono dan Gejayan. Jadi lumayan ramai mobilitas kendaraan di Gedung baru. Sebelah timur gedung ada Sekretariat HIMA. Dan sebelah selatan Fakultas MIPA juga parkiran Fakultasku. Fakultas MIPA masih berbentuk gedung gaya Eropha Belanda. Jendela tinggi dan pintu 2 yang tinggi dan besar juga.

....Entah kenapa setiap belajar di kelas, mataku selalu fokus ke Gedung Kuno Fakultas MIPA. Sampai dengan tidak sengaja aku melihat cahaya putih masuk ke salah satu ruangan.
...Aku penasaran , sinar apa? tapi tidak mungkin anak2 iseng saat kegiatan belajar. 
Rasa penasaranku kian menggebu. Setelah kegiatan belajar selesai, kira~kira jam 2:30 siang aku ke Gedung itu. Tak kudapati apa~apa selain mahasiswa yang berkumpul dihalaman kelas, kebetulan ditiap Fakultas ada taman yang ditanam pohon ketepeng dan dibawahnya diberi kursi dan meja dari cor semen. Aku kembali ke Gedung Baru. Tapi...masih dengan rasa penasaranku.
.... Hari berlalu aku sedikit lupa kejadian Cahaya putih itu. Aku aktif di HIMA, hingga kadang pulang ke rumah kemapanan. Apalagi HIMA mempersiapkan kegiatan Study Banding ke UNM di Malang. Aku sangat sibuk, apalagi aku dijadikan bendahara kegiatan yang juga harus mengajukan proposal ke dosen (minta dana) ..hmmm.. Ngalah saja demi kelancaran kegiatan.

Karena aku selalu kemalaman pulang, aku minta kost. Herannya...kok langsung di ACC kanjeng mami. Aku ngekost di Karang Malang. Disana aku punya banyak teman kost, tapi sebagian besar anak Sulawesi Tengah. Dari Fakultas yang berbeda beda. Nita Fakultas MIPA, Eni dan Rita Farmasi, Yuni Kedokteran. Mereka ber4 yang setia membukakan pintu ketika pintu sudah dikunci bapak kost. Mereka paham benar kegiatanku, sehingga rela menahan kantuk demi aku.

...Aku benar~benar lelah menghadapi kegiatan yang belum kelar juga.Hingga suatu saat mereka berempat mengajakku mencari hiburan. Nonton sendratari Ramayana di Prambanan pada malam senin. Memang sendratari Ramayana hanya ada di malam senin.

Demi membahagiakan mereka yang ingin tahu budaya Jawa, aku Aminin kemauan mereka. Ternyata mereka juga membawa Bolo Kurowo juga anak Teknik Sipil. Haduuuh...tampangnya gondrong gondrong makin serem dah...tapi, ternyata mereka sangat ramah Dan humoris. Aku jadi terhibur dengan banyolan2 mereka. Apalagi ketika minta diajarin bahasa Jawa.

Aku membawa motor, tapi aku paling takut kalau perjalanan jauh di malam hari. Akhirnya aku bonceng saja demi keamanan. Perjalanan kira2 setengah jam Kami sudah memasuki area Sendratari yang letaknya terpisah dari candi. Disana ada semacam panggung terbuka, tanpa atap tanpa kursi. Seperti semacam taman yang diberi tempat duduk dari semen.


Advertisement

Baca juga:

This Is The Oldest Page
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar